BREAKING NEWS…! Pesawat Jatuh Di Gunung Mutis

0

Berita Kupang Sebuah pesawat carteran jenis Cessna Grand Caravan C208B, yang ditumpangi empat orang penumpang dan tiga crew dalam perjalanan menuju Dilli, Timor Leste dari Bandara El Tari Kupang, Indonesia, hilang kontak setelah 20 menit take off. Pesawat yang membawa tiga pengusaha pertambangan minyak dan seorang ahli nuklir ini diperkirakan hilang di sekitar kawasan hutan lindung gunung mutis, kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Berdasarkan catatan Air Nav Kupang, pesawat naas yang terbang pagi tadi, pukul 07,20 witeng, diperkirakan hilang pada di daerah timur laut pulau Timor. Pesawat hilang kkntak pada ketinggian 9000 ft dengan koordinat S09’86’39,2′, E124’13’25,1″.

Kepastian lokadi jatuhnya pesawat menemukan titik terang setelah sejumlah warga Fatumnasi memberikan kesaksian melihat sebuah pesawat terbang rendah. “Tadi kabut tebal, ju Beta dengâr ke bunyi besar di atas pohon, pas br angka muka beta lia ke pesawat,” papar Nahor diiyakan warga yang lain karena bunyi yang bessr iyu membuat warga ramai-ramai keluar rumah.

Laporan pesawat hilang kontak langsung diterima Basarnas Kupang, ysng segera membentuk Satgas Rajawali untuk melakukan pencarian korban. Satgas ini melibatksn sejumlah potensi SAR dari kalangan TNI-POLRI, TAGANA dan Jurnalis.

Team prnyelamat langsung menuju lokasi dugaan jatuhnya pesawat cessna di kawasan lereng gunung Mutis.

Upaya team SAR untuk mencapai lokasi bangkai pesawat terhalang oleh beratnya medan, memaksa team penyelamat bermalam di kawasan hutan lindung.

Konfisi topografi lereng Mutis yang terjal dan tidak adanya jalur evakuadi darat, mrngharuskan proses evakuasi hanya bisa dilakuķan lewat udara, dengan bantuan helikopter. Untuk itu, sebuah dropping zone harus dibangun termasuk helipad.

Pesawať ditemukan

Setelah bermalam dan melakukan pencarian di kawasan pucak Mutis, bangkai pesawat ditemuksn pada ketinggian 7000 feet, dalam kondisi rusak berat. Team penyelamat menemukan lima korban selamat, dengan kondidi tiga luka berat, dua luka ringan dan dua korban meninggal dunia.

Para kirban langsung dievakuasi menggunakan tandu ke area evakuadi udara sejauh satu kilometer untuk diterbangkan ke Kupang menggunakan helikopter.

Demikianlah rencana pelatihan jungle rescue, yang digelarLanudal Kupang bersama BASARNAS, yang diikuti 175 peserta dari kalangan TNI POLRI, TAGANA dan Jurnalis, dari tanggal 30 November hingga 03 Desember 2015.

@redaksiBK

Comments

komentari

Categories: Bajalan,Barita

Leave A Reply

Facebook
Skip to toolbar