Team Ekspedisi NKRI Temukan Fosil Kerang Raksasa di Alor

0

berita Kupang_Team Kespedisi Koridor Nusa Tenggara, Sub Korwil 7 Alor, berhasil menemukan lokasi fosil kerang “kima” raksasa berukuran panjang 105 cm dan lebar 75 cm di Pulau Buaya, pada ketinggian 54 meter dari permukaan laut. Ada delapan fosil kerang yang berada pada satu lokasi dengan jarang satu dengan yang lain lima hingga sepuluh meter. “ini menjadi tanda bahwa dulu tempat kima berada merupakan dasar laut. Terjadi pengangkatan dasar pulau selama 500 ribu tahun akibat tumbukan lempeng Australia dengan Eurasia,” papar Ujang, salah seorang peserta ekspedisi lulusan Universitas Padjadjaran.

Temuan kerang raksasa purba ini memberikan informasi penting untuk berbagai disiplin ilmu tentang kondisi laut dan iklim ataupun lainnya pada saat itu. Kima raksasa ini sekarang sudah sangat sulit ditemukan di perairan sekitar pulau Buaya, namun masih dapat ditemukan di pulau Sika tetapi dalam jumlah yang sangat sedikit. “perburuan yang tinggi oleh penduduk lokal untuk dikonsumsi membuat populasi kima turun drastis. Jarang sekali menemukan yang ukurannya mendekati satu meter,” tandas Ujang sekali lagi.

Selama empat bulan, Team Flora Fauna Sub Korwil 7 Alor, berhasil mengumpulkan 527 spesimen flora dan fauna yang ditemukan di daratan maupun perairan Alor. “195 spesimen Flora dan 527 spesimen fauna yang mayoritasnya kami dapat dari perairan. Alasannya karena memang kekayaan flora di perairan Alor memang sangat kaya, karenanya Alor menjadi Spot Diving terbaik kedua setelah Karibia,” ujar Jamyuri Mahasiswa Institut teknologi Jogyakarta.

Ribuan spesimen tersebut belum semuanya teridentifikasi. Spesimen-spesimen flora dan Fauna yang diperoleh masih harus diteliti lagi.

Ekspedisi NKRI Koridor Nusa Tenggara yang terbagi dalam beberapa team seperti team Flora dan fauna yang berhasil mengumpulkan ribuan spesimen Flora dan Fauna, Team Geologi yang menemukan berbagai jenis batuan dan mineral tambang berharga, Team Pengabdian Masyarakat yang menggali khasanah budaya masyarakat setempat serta melakukan berbagai kegiatan sosial dan Team Potensi Bencana yang mengidentifikasi sumber dan ekmungkinan bencana agar dapat diantisipasi maupun ditanggulangi.

Ekspedisi NKRI Koridor Nusa Tenggara akan ditutup Sabtu (060615 esok, dengan sebuah upacara di pantai Gorontalo, Labuan Bajo Manggarai Barat.

@RedaksiBK

Comments

komentari

Leave A Reply

Facebook
Skip to toolbar